Jaksa Bongkar Dugaan Budaya Setoran: Irvian Bobby Sebut Ada Permintaan Rp3 Miliar dan Ducati

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Fakta mengejutkan terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat pada Rabu (6/5/2026). Saat terdakwa Irvian Bobby membeberkan dugaan praktik “setoran”, permintaan fasilitas mewah hingga pembiayaan kegiatan politik yang disebut telah berlangsung bertahun-tahun Bobby mengungkap adanya permintaan Immanuel Ebenezer yaitu uang Rp3 miliar yang disebut sebagai upaya “penyelesaian” pemeriksaan aparat penegak hukum (APH).

“Diselesaikan saja, 3 meter,” ujar Bobby menirukan percakapan yang diterimanya dalam persidangan. Ketika ia mencoba menawar, disebutkan jawaban yang diterima adalah: “Itu sudah murah.”

Sebelumnya persidangan juga mengungkap dugaan permintaan motor mewah merek Ducati. Bobby menjelaskan awalnya ia ditanya mengenai jenis motor yang cocok, hingga akhirnya menunjukkan tipe Ducati Scrambler melalui pencarian internet.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya baru yakin bahwa yang bersangkutan memang minta motor,” ungkap Bobby di hadapan jaksa.

Dugaan “Budaya” yang Sudah Lama Berjalan

Dalam keterangannya, Bobby juga menyebut praktik pengumpulan dana bukan hal baru. Ia menggambarkan adanya pola pembiayaan rutin untuk berbagai kebutuhan internal hingga kegiatan tertentu.

Menurut pengakuannya, sejak 2019 hingga 2022 terdapat pengeluaran ratusan juta rupiah per bulan untuk kebutuhan yang disebut pembiayaan kegiatan kedinasan, baik dalam kota maupun luar kota. Nilainya disebut bisa mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta per kegiatan.

Yang paling menjadi sorotan, Bobby juga menyebut adanya permintaan membantu kegiatan di daerah pemilihan menteri tenaga kerja pada tahun 2019 – 2024.

“Tahun 2024 Bu Menteri itu ingin mencalonkan diri sebagai DPR, dan Dapil beliau itu Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat” kata Bobby dalam sidang tersebut.

Ia menyebut ada beberapa kegiatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat yang turut dibiayai sebesar 200 juta rupiah setiap kegiatan. Bobby menegaskan setiap tahun ada 4 sampai 5 kegiatan sejak 2019 hingga 2024.

Saya Hanya Menjalankan

Di tengah derasnya pertanyaan jaksa, Bobby juga memberikan gambaran bahwa dirinya berada dalam posisi koordinator yang menjalankan mekanisme yang disebut sudah berlangsung sebelumnya. Ia mengaku mengetahui adanya pengumpulan dana dari pihak tertentu dan distribusinya di internal. Persidangan sendiri diperkirakan masih akan menghadirkan sejumlah saksi dan membuka fakta-fakta baru lain yang berpotensi menyeret nama tambahan dalam pusaran kasus ini.

Berita Terkait

TVRI Bersama Polri Siap Kawal Nobar Piala Dunia di Seluruh Indonesia
Terungkap di Sidang! Irvian Bobby Disebut Tak Bisa Menolak Pimpinan, Ikuti ‘Budaya’ Sejak 2012
Ketum PWI Pusat Hadiri Buka Bersama dan Pemberian Santunan dari PWI Jaya
Geothermal Soccer Indonesia Tebar Kebaikan di Ramadhan
Tepis Isu Mogok Kerja, Bupati Halmahera Tengah Sambangi RSUD Weda
KemenHAM Panggil PSSI Terkait Isu Rasis dan Bullying
Generasi Feedback Peduli Bencana Sumatra Dengan Hadirkan Band Indie
Mini Soccer GSI Dorong Branding Geothermal

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:46 WIB

Jaksa Bongkar Dugaan Budaya Setoran: Irvian Bobby Sebut Ada Permintaan Rp3 Miliar dan Ducati

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:02 WIB

TVRI Bersama Polri Siap Kawal Nobar Piala Dunia di Seluruh Indonesia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:44 WIB

Ketum PWI Pusat Hadiri Buka Bersama dan Pemberian Santunan dari PWI Jaya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 02:52 WIB

Geothermal Soccer Indonesia Tebar Kebaikan di Ramadhan

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:09 WIB

Tepis Isu Mogok Kerja, Bupati Halmahera Tengah Sambangi RSUD Weda

Berita Terbaru