Megawati Gagal Membawa Hyundai Hillstate Melaju ke Semifinal

Setter Kim Da-in ingin memberi lebih banyak waktu bagi Megawati dan Jordan Wilson (AS) untuk membangun chemistry melalui pertandingan sebenarnya

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Megawati Hangestri Pertiwi gagal membawa Hyundai Hillstate melaju ke Semifinak Kovo Cup 2026 (Foto: Kovo)

Megawati Hangestri Pertiwi gagal membawa Hyundai Hillstate melaju ke Semifinak Kovo Cup 2026 (Foto: Kovo)

GS Caltex mengalahkan Hyundai Hillstate dengan skor set 3-0 (25-23, 25-15, 25-22), sehingga rekor Hillstate menjadi dua kekalahan dan gagal melaju ke semifinal Kovo Cup 2026 yang diselenggarakan di di Jinnam Gymnasium, Kota Yeosu, Korea Selatan pada Kamis (16/10/26).

Hyundai Hillstate mengakhiri jadwal turnamen Kovo Cup Musim ini dengan dua kekalahan. Dengan kemenangan ini, GS Caltex mengamankan posisi kedua di Grup B dan akan bertanding melawan pemimpin Grup A, Heungkuk Life, pada 17 Oktober 2026 di tempat yang sama untuk memperebutkan tempat di final.

Walau dalam pertandingan sore tadi Hyundai Hillstate tidak tampil buruk, justru Megawati berhasil mencetak 15 poin, Jordan (AS) mencetak 13 poin, dan Kim Hee-jin 8 poin, tetapi mereka kalah dalam hal daya serang dan konsentrasi pertahanan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu kemenangan dan satu kekalahan bagi GS Caltex sudah cukup mengamankan tempat di semifinal sebagai tim peringkat kedua di grup B, dibawah Korea Expressway Corporation yang mengoleksi 2 kemenangan.

Empat pemain dari GS Caltex mencetak poin dua digit: Giselle Silva (17 poin) , Tanacha Suksot (13 poin), Kwon Min-ji (11 poin), dan Choi Ga-eun (10 poin). GS Caltex, yang telah menetapkan target musim untuk mendistribusikan poinnya agar tidak terlalu terkonsentrasi pada Silva, menunjukkan potensinya dalam hal ini.

GS Caltex, yang diperkuat oleh Silva dan Kwon Min-ji, mengalahkan Hyundai E&C untuk melaju ke semifinal (foto: Kovo)

Hyundai Hillstate Tersingkir

Dengan dua kekalahan bagi Hyundai Hillstate dipastikan tersingkir tanpa memenangkan satu set pun di turnamen ini.

“Sangat disayangkan kami hanya menyelesaikan dua pertandingan. Saya berharap kami memiliki lebih banyak waktu untuk menyempurnakan koordinasi kami,” kata Pelatih kepala Hyundai Hillstate Kang Sung-Hyung.

Ada alasan mengapa Pelatih Kepala Kang menyebutkan keinginan untuk “lebih banyak pertandingan.” Itu karena Setter Kim Da-in ingin memberi lebih banyak waktu bagi Megawati dan Jordan Wilson (AS) untuk membangun chemistry melalui pertandingan sebenarnya. Hingga hari pembukaan turnamen, ketiga pemain tersebut baru bermain bersama selama dua minggu. Kim Da-in menghabiskan banyak waktu beradaptasi lebih lama dari tim klubnya karena berpartisipasi dalam Kejuaraan Asia dan Asian Games sebagai anggota tim nasional, sementara Megawati serta Jordan belum dalam kondisi fisik 100%. Namun, ini juga merupakan kesempatan untuk memperbaiki kekompakan mereka.

Dalam wawancara dengan wartawan setelah pertandingan melawan GS Caltex, Pelatih Kang mengatakan, “Mulai set ketiga dan seterusnya, ada lebih banyak umpan untuk serangan bagi Mega. Para blocker tengah juga tampil lebih baik dibandingkan pertandingan pertama.”

 

Servis para pemain GS Caltex membuat Jordan kewalahan sebagai target serangan, Pelatih Kang menekankan, “Beban menerima bola lawan ke Jordan tidak dapat dihindari, Saya berharap dia dapat melawan tekanan itu,” Kang menambahkan, “Rekan setimnya perlu membantunya dari pinggir lapangan.”

Follow WhatsApp Channel tuturwarta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Gagal Bawa Hyundai Hillstate Menang dari Hi-Pass
Piala Presiden 2026: Persiapan dan Harapan untuk Sepak Bola Indonesia
Tanker Honour 25 Dibajak di Somalia, Kerja Sama Internasional Dibutuhkan
Inggris, Kanada, dan Negara-Negara Lain Mengakui Negara Palestina. Mengapa Baru Sekarang?
Pengakuan Kedaulatan Palestina dari Inggris, Australia dan Kanada. Picu Amarah Zionis
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Megawati Gagal Membawa Hyundai Hillstate Melaju ke Semifinal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:36 WIB

Megawati Gagal Bawa Hyundai Hillstate Menang dari Hi-Pass

Senin, 6 Juli 2026 - 23:01 WIB

Piala Presiden 2026: Persiapan dan Harapan untuk Sepak Bola Indonesia

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

Tanker Honour 25 Dibajak di Somalia, Kerja Sama Internasional Dibutuhkan

Selasa, 23 September 2025 - 05:10 WIB

Inggris, Kanada, dan Negara-Negara Lain Mengakui Negara Palestina. Mengapa Baru Sekarang?

Berita Terbaru

Megawati Hangestri Pertiwi gagal membawa Hyundai Hillstate melaju ke Semifinak Kovo Cup 2026 (Foto: Kovo)

Internasional

Megawati Gagal Membawa Hyundai Hillstate Melaju ke Semifinal

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:05 WIB

Megawati hangesti Pertiwi dari Hyundai Hillstate melihat ke lapangan setelah menyelesaikan reli selama pertandingan Grup B melawan Korea HiPass Expressway (foto: Kovo)

Internasional

Megawati Gagal Bawa Hyundai Hillstate Menang dari Hi-Pass

Kamis, 15 Okt 2026 - 02:36 WIB