Jakarta, Tuturwarta.com, – Pecinta Running Kembali akan disuguhkan dengan event-event lari yang bergengsi ditanah air. kali ini event lari yang mengusung konsep Tetralogi Urban Nusantara bertajuk The Ultimate 10K Series akan berlangsung di empat kota besar di pulau jawa yakni Bandung, Surabaya, Tangerang dan Semarang merupakan hasil kerja bareng Harian Kompas dan Bank Bjb Bersama pemerintah daerah.
The Ultimate 10K Series hadir sebagai program terbarukan dalam mengkolaborasikan potensi daerah di pulau Jawa melalui industri lari di Indonesia. Pun meningkatnya trend dan eksistensi gaya hidup sehat menjadikan industri lari sebagai salah satu pemasok perputaran ekonomi Indonesia saat ini. Melihat momentum tersebut, Harian Kompas dan Bank bjb berkolaborasi untuk menghadirkan standar dan pengalaman baru dalam penyelenggaraan event lari, khususnya dalam pengelolaan sport tourism yang mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi daerah yang menjadi tuan rumah.
Peluncuran The Ultimate 10K Series berlangsung di Senayan Avenue by Ottolima dihadiri sejumlah pejabat daerah tuan rumah seperti Walikota Bandung Muhammad Farhan, Walikota Semarang Agustina W, Wakil Walikota tangerang Maryono Hasan dan PejabatPerwakilan Kota Surabaya serata 150 tamu undangan dari berbagai kalangan. Acara ini menjadi momentum awal penyatuan empat kota besar dengan karakter dan identitas berbeda dalam satu rangkaian kegiatan olahraga.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT
The Ultimate 10K Series menjadi payung bagi rangkaian lomba lari 10K di empat kota besar di Pulau Jawa, yaitu Bandoeng10K, Suroboyo10K, Tangerang10K, dan Semarang10K. Setiap kota menghadirkan konsep dari keunikan kota tuan rumah, sehingga memberikan kesempatan bagi berbagai kalangan pelari dari elite runner, profesional runner maupun running community untuk berkompetisi sekaligus saling menginspirasi
Dukungan Pemerintah Daerah
Kota Bandung menjadi pembuka dengan Bandung 10k yang akan digelar 17 Mei 2026. Walikota Bandung Muhammad Farhan sangat mendukung event lari ini melihat dari antusias masyarakat kota bandung di Bandung 10K menjadi indikator bahwa vent lari memiliki potensi besar dalam menggerakan aktivitas ekonomi dan pariwisata, “Setelah melihat antusiasme para pelari di Bandoeng10K tahun lalu, kami tentunya akan mendukung kegiatan ini dalam segi aspek infrastruktur, perencanaan rekayasa jalan, dan mengajak para lokal brand bandung untuk terjun ikut serta dalam mempromosikan Bandoeng10K itu sendiri. Sehingga rasa kebersamaan dan kenyamanan bisa dirasakan oleh semua kalangan, tidak hanya para pelari saja” Ujar Farhan.
Setalah kota Bandung The Ultimate 10K series akan berlanjut dikota pahlawan Surabaya, 7 Juni 2026 dan kota Tangerang menjadi seri ke tiga di tanggal 13 September 2026. Wakil Walikota Tangerang, Maryono Hasan yang juga hadir diacara peluncuran kegiatan ini m=sejalan dengan Langkah strategis dengan arah pembangunan kota Tangerang “Selaku Pemerintah Kota Tangerang, kami merasa kehadiran dan keikutsertaannya kami sebagai tuan rumah dalam rangkaian The Ultimate 10K Series adalah Langkah strategis yang sejalan dengan arah pembangunan kota. Sejauh ini, Pemkot Tangerang telah berfokus menjadikan Kota Tangerang sebagai kota gerbang global dan industry modern , serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui layanan kesehatan yang semakin mudah diakses dan berkualitas” Ujarnya
“Harapan kami dengan menjadi tuan rumah The Ultimate 10K Series di Tangerang10K, selaku pemerintah kota kami tidak hanya akan memperkuat citra kota sebagai kota yang sehat dan modern, tetapi bersama masyarakat Kota Tangerang, kami juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui sport tourism serta meningkatkan kebanggaan warga terhadap kotanya sendiri” tambah Maryono Hasan.
Kota Semarang menjadi kota penutup rangkaian The Ulitmate 10K Series di tanggal 13 Desember 2026. Bagi kota Semarang, gelaran Semarang 10K sudah menjadi gelaran tahunan. Event kali ini mejadi special karena menjadi ajang Series Bersama kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa. Walikota Semarang, Agustina W menyabut antusias kegiatan ini yang menjadi ajang promosi bagi kota Semarang “Kota Semarang yang dikenal sebagai simpul distribusi & warisan budaya, menjadi distribution hub Jawa Tengah. Hingga hadirnya kegiatan Semarang10K yang sudah terlaksana selama 5 kali, dan menjadi ajang promosi kota Semarang yang dikemas melalui olahraga lari ini semakin dicari oleh para pelari di kaca nasional. Selaku pemerintah Kota Semarang menilai kembalinya kami menjadi tuan rumah untuk Semarang 10K dan menjadi bagian dari rangkaian The Ultimate 10K Series adalah bentuk energi baru dalam percepatan pembangunan antar kota,” Kata Agustina W.
Sementara itu bagi Bank Bjb ajang ini menjadi kesempatan untuk menambah nilai ekonomi daerah hal ini seperti yang dikatakan Plt Direktur Bank Bjb Ayi Subarna, ” Bank bjb mengambil bagian dalam The Ultimate 10K Series sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung gaya hidup sehat dan kesejahteraan di tengah masyarakat. Selain itu, bentuk partisipasi ini menegaskan bahwa ajang lari bukan sekadar kompetisi untuk meraih prestasi, melainkan juga medium yang mampu mendorong pertumbuhan serta menghadirkan dampak positif secara kolektif dari setiap daerah.” kata Ayi Subarna.
Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo koloborasi dengan beberapa kota besar di pulau Jawa menhyati=ukan empat sejarah dan budaya untuk experience dan sport toursm di Indonesia, “program ini tentunya kami rancang secara matang dan professional bersama bank bjb dan juga para pemerinta kota untuk mewujudkan Java Urban Economic Corridor dalam kesadaran kolektif dari lintas sektor di setiap kota, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat luas. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta integrasi infrastruktur, kolaborasi talenta, harmoni ruang, hingga pembangunan adaptif dalam memperkuat citra 4 kota sebagai destinasi yang ramah bagi industri pariwisata melalui penyelenggaraan event lari yang berkualitas dan berkelanjutan.” Jelasnya.
The Ultimate 10K Series mentargetkan partisipasi 13.500 pelari dari Bandung, Surabaya, Tangerang, hingga Semarang, program ini diharapkan mampu menghadirkan knowledge dan experience baru yang berbeda, sekaligus memperkuat ekosistem dan industry daerah guna mewujudkan Java Urban Economic Corridor secara berkelanjutan di kaca Nasional











