Turnamen golf Indonesia Women’s Open 2026 Jadi Turnamen Termahal di Sirkuit Asia Pacific

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuturwarta.com, Serpong – Setelah sukses dengan gelaran perdana di tahun 2025 lalu, Turnamen golf profesional Indonesia Women’s Open (IWO) 2026 kembali akan bergulir pada 30 Januari hingga 1 Februari di padang golf Damai Indah Golf-BSD Course, IWO 2026 mencatatkan sejarah baru dengan lonjakan jauh dalam pertumbuhan dan kualitas event internasional tersebut.

Turnamen yang digelar oleh Asia Golf Leaders Forum (AGLF) serta di-co-sanctioned oleh Persatuan Golf Indonesia (PGI) dan Korean Ladies Professional Golf Tour (KLPGT) tersebut akan memeperebutkan total hadiah sebesar US$600.000 (sekitar Rp10 miliar). Nilai hadiah turnamen ini jauh mengalami peningkatan sebanyak dua kali lipat dibandingkan debutnya pada tahun lalu.

Dengan peningkatan total hadiah ini, IWO 2026 mencatatkan dirinya menjadi  turnamen golf profesional wanita termahal di Sirkuit Asia Pasifik. IWO 2026 juga menjadi turnamen pembuka Asia-Pacific Circuit (APACCircuit) series tour 2026 setelah Taiwan Mobile Ladies Open pada Desember 2025. Menggantikan Women’s Asia Circuit dan Ladies Asia Golf Tour (LAGT) yang telah berhenti, APAC Circuit ini memiliki peran penting dalam mengembangkan golf wanita di wilayah Asia-Pasifik.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah debutnya berlangsung sukses pada 2025, Indonesia Women’s Open 2026 kembali akan kami adakan pada akhir Januari ini. Kami optimis IWO akan memberikan boost bagi perkembangan golf wanita di Indonesia, selain juga menjadi ajang kompetisi bagi para pegolf wanita Asia Pasifik dalam menampilkan permainan terbaiknya. Mimpi saya adalah menjadikan IWO ini sebagai the largest and the biggest ladies tournament in Southeast Asia dalam 5 tahun ke depan,” kata C.K. Song, Chairman Indonesia Women’s Open.

PGI menjadi pemegang lisensi pergelaran Indonesia Women’s Open, yang merupakan satu-satunya national open untuk event profesional wanita di Tanah Air. Berada dalam kalender Asia Pacific Circuit, IWO merupakan hasil kerja sama PGI dengan AGLF yang akan berlangsung selama 3 tahun. IWO 2026 menjadi tahun kedua dari kemitraan strategis ini.

“Untuk kedua kalinya, kami menghadirkan Indonesia Women’s Open di Tanah Air. Dengan adanya turnamen profesional internasional bergengsi ini, kami berharap para pegolf wanita Indonesia memiliki kemampuan bersaing setara dengan pemain-pemain internasional. Tentunya, dengan debut IWO pada 2025 kemarin, para pegolf kita bisa mengambil lebih banyak pelajaran untuk bisa menghadapi persaingan dalam level internasional di IWO 2026 ini,” kata Suharsono, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB-PGI).

Pergelaran Indonesia Women’s Open 2026 kini bahkan mendapat dukungan penuh dari Bank Tabungan Negara (BTN). Sebagai sponsor utama, BTN menegaskan komitmen mereka untuk turut terlibat dalam pengembangan golf wanita di Indonesia. Di musim ini, turnamen golf wanita termahal di Indonesia tersebut sekarang resmi bertitle Indonesia Women’s
Open presented by BTN.

“BTN melihat Indonesia Women’s Open (IWO) sebagai ajang yang sangat strategis karena sejalan dengan nilai dan komitmen BTN dalam mendukung pengembangan olahraga nasional, khususnya golf wanita, yang memiliki potensi besar di tingkat regional dan internasional. BTN percaya bahwa pengembangan atlet perempuan adalah bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia di bidang olahraga,” kata Frengky Rosadrian P., Division Head Retail Funding Division Bank Tabungan Negara (BTN).

“BTN memandang ajang bernama Indonesia Women’s Open presented by BTN ini sebagai sarana strategis untuk memperkuat positioning sebagai bank yang modern, progresif, dan inklusif. Melalui Indonesia Women’s Open presented by BTN, BTN ingin meningkatkan brand awareness, memperkuat kepercayaan publik, serta menjangkau segmen nasabah yang lebih luas, termasuk kalangan profesional dan komunitas olahraga,” tambah Frengky.

Setelah debutnya pada 2025 di Damai Indah Golf-BSD Course, kini edisi kedua Indonesia Women’s Open akan kembali digelar di lapangan karya Jack Nicklaus tersebut. BSD Course ini memang selalu menjadi langganan berbagai event golf bertaraf internasional. Tercatat sebagai venue turnamen Indonesia Open 1994 (Asian Tour), dan tuan rumah Ciputra Golfpreneur Tournament (kalender Asian Development Tour) sejak 2014, nama Damai Indah Golf-BSD Course kini terukir pula sebagai venue Indonesia Women’s Open dalam 2 tahun berturut-turut.

“Kami sangat bangga bisa kembali menjadi venue turnamen sekelas Indonesia Women’s Open presented by BTN untuk kedua kalinya. Turnamen Asia Pacific Circuit ini telah mengangkat nama Damai Indah Golf-BSD Course sebagai salah satu championship course di Indonesia di berbagai kategori. Di Indonesia Women’s Open presented by BTN, kami siap menyediakan venue yang menyodorkan tantangan berkesan bagi para pemain turnamen internasional ini,” kata Budiarsa Sastrawinata, Direktur Utama PT Damai Indah Golf Tbk.

Di musim 2026 ini, PGI dan AGLF berhasil mendapatkan co-sanction dengan KLPGA Dream Tour. Sebanyak 120 pegolf terbaik akan bertarung di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Mereka di antaranya atlet-atlet elite dari KLPGA Dream Tour dan pegolf-pegolf teratas yang mewakili lebih dari 12 negara di kawasan Asia-Pasifik, termasuk kontingen Indonesia yang sangat kompetitif.

Sebanyak 50 pegolf profesional wanita top Korea akan turun dan berkompetisi dengan pemain-pemain terbaik dari seluruh kawasan Asia-Pasifik di BSD Course. Sementara itu, sebagai tuan rumah, PGI akan memberikan kesempatan kepada 30 pegolf wanita Indonesia untuk ikut bersaing dalam memperebutkan trofi IWO edisi kedua.

Kristina Natalia Yoko, salah satu pegolf andalan dari tuan rumah. Berhasil lolos cut pada debut IWO 2025, Yoko berharap bisa menorehkan prestasi yang lebih baik lagi di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Bagi Yoko, IWO bukan hanya sekadar pergelaran golf internasional. la melihat bahwa IWO bisa menjadi barometer kemampuan para pegolf wanita Indonesia di panggung dunia.

“Aku melihat IWO sebagai panggung besar untuk menunjukkan sejauh mana perkembangan ladies professional Indonesia. Ini bukan hanya soal pertandingan, melainkan sebuah langkah awal untuk mendorong semakin banyaknya turnamen golf khusus ladies di masa depan. Untuk aku pribadi, IWO adalah milestone besar, titik penting dalam perjalanan karierku sebagai pegolf profesional. Di IWO aku harap bisa membawa kualitas permainan terbaik dan sekaligus berkontribusi untuk kemajuan ladies pro Indonesia,” jelas Yoko.

Tidak hanya para profesional wanita Indonesia, PGI pun memberikan kesempatan bagi para amatir terbaik Tanah Air untuk menjajal kemampuan mereka di level kompetisi wanita yang lebih ketat. Bianca Naomi Laksono merupakan satu dari pegolf amatir yang mendapatkan kesempatan langka di turnamen profesional wanita termahal di Indonesia ini.

“Saya senang bisa mendapatkan kesempatan untuk bertanding di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Ini merupakan peluang yang sangat bagus untuk mengasah kemampuan saya dan menakar seberapa jauh saya bisa bersaing dengan para pegolf bagus dari dalam dan luar negeri. Saya tentunya akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya di Indonesia Women’s Open presented by BTN ini,” kata Bianca, yang merupakan atlet timnas SEA Games 2025 yang menyumbangkan medali perunggu beregu.

Dengan skala yang diperluas dan kemitraan internasional yang diperkuat, Indonesia Women’s Open presented by BTN-bersama dengan upaya kolaboratif AGLF, PGI, dan KLPGT-berupaya memainkan peran vital dalam pertumbuhan dan pengembangan jangka panjang golf wanita di Indonesia dan kawasan Asia-Pasifik yang lebih luas. Indonesia Women’s Open presented by BTN juga mendapatkan dukungan dari Hana Bank, Bank J-Trust Indonesia, KMK Group, Chandra Asri, dan SMBC Indonesia.

Berita Terkait

PP PBSI Gelar Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Rencana Kerja PP PBSI 2026, Ini Hasilnya
IBL GoPay 2026 Resmi Bergulir, Dewa United Banten Kontra Pelita Jaya Basketball Jadi Laga Pembuka
Pemerintah Hadirkan Siaran Piala Dunia 2026 Melalui TVRI untuk Masyarakat
Bangga Lihat Perjuangan Kontingen, Presiden Prabowo Sampaikan Salam Untuk Seluruh Atlet Indonesia di SEA Games 2025
Tim Honda Racing Indonesia Bidik 4 Gelar Juara Kejurnas ITCR di Sirkuit Mandalika Lombok
Tim Basket SMA Jubilee Sukses Meraih Gelar Juara dan Menyabet MVP di Festival Bola Basket BPK Penabur I/ 2025
Tim Akuatik Indonesia Tambah 2 Medali di Cabor Renang SEA Games 2025 Thailand
Disaksikan Ketum Akuatik Indonesia, Adelia Chantika Aulia Persembahkan Medali Perunggu di Debut Penampilannya
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:28 WIB

Turnamen golf Indonesia Women’s Open 2026 Jadi Turnamen Termahal di Sirkuit Asia Pacific

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:48 WIB

PP PBSI Gelar Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Rencana Kerja PP PBSI 2026, Ini Hasilnya

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:14 WIB

IBL GoPay 2026 Resmi Bergulir, Dewa United Banten Kontra Pelita Jaya Basketball Jadi Laga Pembuka

Senin, 29 Desember 2025 - 04:13 WIB

Pemerintah Hadirkan Siaran Piala Dunia 2026 Melalui TVRI untuk Masyarakat

Minggu, 14 Desember 2025 - 02:17 WIB

Bangga Lihat Perjuangan Kontingen, Presiden Prabowo Sampaikan Salam Untuk Seluruh Atlet Indonesia di SEA Games 2025

Berita Terbaru