Tuturwarta.com, JAKARTA, — Operator kompetisi Liga Indonesia, PT I.League, bersama Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) menggelar laga persahabatan dan lelang jersey pemain sebagai bentuk solidaritas untuk membantu korban bencana alam di Aceh dan sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.
Kegiatan tersebut digelar di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (19/12/2025), dan melibatkan sejumlah pemain serta pemangku kepentingan sepak bola nasional.
Laga amal ini menjadi bagian dari respons cepat insan sepak bola terhadap kondisi kemanusiaan di Sumatera yang terdampak bencana.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain pertandingan persahabatan, acara juga dirangkai dengan lelang jersey para pemain, yang seluruh hasilnya akan disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak di Aceh dan daerah lain di Sumatera.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan peran sepak bola yang tidak hanya terbatas pada kompetisi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial.
Menurutnya, solidaritas menjadi nilai penting yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen sepak bola Indonesia.
“Saya pikir tentu saja dalam implementasinya nanti, kita juga punya banyak klub di Pulau Sumatra yang terdampak atau bahkan sebetulnya mungkin ke depannya tidak hanya di Sumatra. Artinya ketika memang membutuhkan, kita sebagai football family tidak hanya bicara soal sepak bola, tapi juga kemanusiaan,” ujar Asep.
Asep menjelaskan, hasil lelang jersey para pemain akan segera disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan bantuan, khususnya korban bencana di Aceh dan Sumatera.

Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan akan dilakukan melalui mekanisme yang tepat agar benar-benar sampai kepada masyarakat terdampak.
Kegiatan kemanusiaan ini digelar di tengah bergulirnya kembali kompetisi sepak bola nasional.
I.League memastikan bahwa agenda laga amal tidak mengganggu jadwal resmi liga yang telah ditetapkan sebelumnya.
Menurut Asep, kegiatan sosial justru menjadi pelengkap dari ekosistem kompetisi yang sehat dan berkelanjutan.
Di sisi lain, I.League juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan jadwal pertandingan liga meski sejumlah wilayah di Sumatera mengalami bencana alam.
Beberapa klub peserta BRI Super League dan Pegadaian Championship diketahui bermarkas di Sumatera, seperti Semen Padang FC, PSMS Medan, dan Persiraja Banda Aceh.
“Kompetisi kita sejauh ini berjalan sesuai jadwal. Kalender pertandingan sudah disusun melalui proses sinkronisasi dan komunikasi dengan banyak pihak,” kata Asep.
Ia menambahkan bahwa I.League terus berkoordinasi dengan PSSI, panitia pelaksana lokal, serta klub untuk memantau kondisi di daerah masing-masing.
Semen Padang FC, misalnya, tetap dijadwalkan menjamu Persija Jakarta pada lanjutan kompetisi Super League, Senin, 22 Desember.
Sementara itu, PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh masih akan menjalani sejumlah laga tandang sebelum kembali bermain di kandang masing-masing pada Januari mendatang.
Menurut Asep, padatnya kalender kompetisi menjadi salah satu alasan utama tidak dilakukannya perubahan jadwal.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa faktor keselamatan tetap menjadi perhatian utama.
Jika ke depan terdapat kondisi yang mengharuskan penyesuaian, I.League akan kembali melakukan evaluasi bersama seluruh pihak terkait.
Laga persahabatan dan lelang jersey yang digelar bersama APPI ini mendapat sambutan positif dari para pemain dan komunitas sepak bola.
Asep menilai, keterlibatan pemain dalam kegiatan sosial seperti ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap kondisi masyarakat di luar lapangan.
“Sepak bola punya kekuatan untuk menyatukan dan membantu. Lewat kegiatan seperti ini, kami berharap bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera,” ujarnya.
Kompetisi BRI Super League sendiri dijadwalkan kembali bergulir pada 20 Desember setelah sempat diliburkan karena pelaksanaan SEA Games Thailand 2025.
Laga Dewa United melawan Persis Solo akan menjadi pertandingan pembuka, disusul duel Persebaya Surabaya kontra Borneo FC pada hari yang sama.
I.League berharap, bergulirnya kembali kompetisi nasional dapat berjalan seiring dengan semangat solidaritas dan kepedulian sosial.
Melalui laga amal dan lelang jersey ini, insan sepak bola Indonesia menegaskan komitmennya untuk hadir dan berkontribusi dalam situasi kemanusiaan, khususnya bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera. (sat)











